Sunday, February 8, 2015

Ar Rahman

Entah sejak kapan sangat menyukai salah satu surat dalam Al Quran ini
Ar Rahman,
Surat ke 55, berjumlah 78 ayat
Di dalam surat ini, disebut berulang kali
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Disebutkan sebanyak 31 kali,
yaitu di ayat ke 13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 67, 69, 71, 73, 75, dan 77

Iseng-iseng,
karena disebutkan 31 kali,
saya membuka surat ke 31 dalam Al Quran,yaitu surat Luqman
Di sana terdapat ayat yang berbunyi
"Tidaklah engkau memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah agar diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran)-Nya bagi setiap orang yang sangat sabar dan banyak bersyukur"

Seketika saya berfikir,
Allah menunjukkan kepada kita bahwa kapal bisa berlayar di laut sesungguhnya adalah satu dari tanda kebesaran Allah dengan bentuknya yaitu berupa nikmat.

Jadi, nikmat Tuhan mana yang akan kita dustakan? Tanda-tanda kebesaran Allah yang ada, hanyalah bisa kita lihat, tidak kita dustai, kita anggap sebagai nikmat, jika kita termasuk dalam golongan yang sabar dan banyak bersyukur.

Iseng-iseng lagi,karena Ar Rahman merupakan surat ke 55
saya menjumlahkan 5+5 = 10
dan membuka surat ke 10, yaitu surat Yunus
Salah satu ayat menyatakan bahwa
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, niscaya diberi petunjuk oleh Tuhan karena keimanannya. Mereka di dalam surga yang penuh kenikmatan, mengalir di bawahnya sungai-sungai.”

“Doa mereka di dalamnya ialah,”Subhanakallahumma” (Maha Suci Engkau, ya Tuhan Kami), dan salam penghormatan mereka ialah, “Salam (salam sejahtera). Dan penutup doa mereka ialah, “Al-hamdu lillahi Rabbil ‘alamin,” (segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam)”

Lagi-lagi, saya menemukan kata “nikmat” di dalamnya.
Nikmat yang didapat oleh orang-orang yang beriman, berbuat baik, bersabar, dan bersyukur.
Itu saja baru sedikit dari beberapa surat yang ada di Al Quran
nikmat Tuhan yang mana yang kita dustakan
ketika bisa mempelajari Al Quran seperti ini

Semoga kita bisa selalu bersyukur atas segala nikmat
yang diberikan oleh Sang Maha Pemurah Allah Subhanahuwata’ala
image
 Text

UNTUKMU, SEMOGAKU

Surat ini adalah satu dari banyak suratku untukmu, tapi ini adalah satu-satunya surat yang kuingin bisa sampai di tanganmu.
Begini, aku ingin kau tahu kalau aku sedang ketakutan. Tentang akan kemana kah kita, tentang apakah kita punya rencana yang sama, tentang apakah kita punya pemahaman kita yang sama.

Seperti yang kau bilang, aku adalah perempuan yang kuat. Aku berhasil bangkit dari segala jenis patah hati. Aku baik-baik saja. Hatiku masih utuh walaupun ada banyak lebam di sana sini. Aku masih bisa jatuh cinta sekali lagi. Lalu sekali lagi. Dan lagi.

Itu kemarin, sayang. Itu terjadi. Aku tak punya pilihan lain selain menjadi pemenang dan bangkit dengan senyum yang mengembang. Aku kuat? Oke, aku menerimanya sebagai pujian. Terima kasih. Katakanlah aku sekuat itu, tapi bukan berarti kau boleh sengaja melempariku batu. Katakanlah aku termasuk perempuan yang sabar, tapi bukan berarti kegirangan ketika dihajar.

Lelakiku, jangan sengaja membuatku jatuh cinta, sedang kau hanya sekedar ingin tinggal sementara. Kuatku habis, kali ini aku akan terjatuh dengan sisa nafas yang semakin menipis. Sabarku mati, kali ini aku akan berakhir menjadi perempuan yang tak berhati. Kau harusnya tahu, tak peduli sesering apapun aku patah hati, rasanya tetap saja bajingan.

Jadi, tolong pastikan sekali lagi. Aku ingin kau satu dan sampai nanti tetap dirimu. Bagaimana denganmu? Semoga kau punya semoga yang sama.

Iya, atau tidak sama sekali.




REBLOGGED FROM MELISALALALA.TUMBLR.COM